Page 70 - e-Modul Ekonomi Internasional
P. 70
e-Modul Ekonomi Internasional
B. Komponen Neraca Pembayaran
Berdasarkan makna dari neraca pembayaran di atas, diketahui bahwa neraca
tersebut dibagi ke dalam beberapa transaksi ekonomi internasional. Komponen neraca
pembayaran terdiri dari:
1. Transaksi Berjalan (Current account)
❖ Neraca perdagangan/barang yang mencatat transaksi ekspor dan impor barang
❖ Neraca jasa mencatat transaksi ekpor impor jasa.
2. Transaksi Modal menggambarkan keseimbangan antara pendapatan yang diperoleh
dari luar negeri dan pembayaran ke luar negeri.
3. Transaksi Finansial mencatat transaksi investasi antara negara.
4. Perubahan Cadangan Devisa merupakan kesimpulan dari neraca pembayaran. Neraca
pembayaran kemungkinan terjadi surplus dan kemungkinan terjadi defisit, yakni :
❖ Defisit, apabila jumlah ekspor lebih kecil dari pada impor
❖ Surplus, apabila jumlah ekspor lebih besar dari pada impor.
Defisit atau surplus yang terjadi pada suatu negara yang mempunyai neraca
pembayaran dikarenakan oleh :
❖ Stok Nasional, maksudnya Jika terjadi penurunan stok nasional berarti defisit,
dan jika terjadi kenaikan stok nasional berarti surplus.
❖ Pinjaman akomodatif, maksudnya Pinjaman yang masuk karena berkaitan
dengan adanya kelebihan impor berarti merupakan bagian dan defisit.
Sedangkan Pinjaman yang masuk atas kemauannya sendiri (pinjaman otonam)
tidak mempengaruhi defisit.
❖ Defisit total adalah besarnya penurunan stok nasional ditambah pinjaman
akomodatif
❖ Surplus total adalah besarnya kenaikan stok nasional ditambah pinjaman
akomodatif.
Sedangkan dampak neraca pembayaran terhadap kegiatan ekonomi suatu negara
antara lain:
❖ Perubahan terhadap kurs valuta asing.
❖ Perubahan terhadap harga.
❖ Perubahan terhadap tingkat pendapatan.
❖ Perubahan terhadap tingkat bunga
61

