Page 71 - e-Modul Ekonomi Internasional
P. 71

e-Modul Ekonomi Internasional



                            Dalam transaksi internasional terdapat suatu transaksi yang harus dicatat pada sisi

                    debit dan dicatat pada sisi kredit. Pos-pos yang di debit dan pos-pos yang di kredit dalam
                    neraca pembayaran

                               Transaksi Debit                             Transaksi Kredit

                 1. Neraca barang                             1. Neraca barang
                     - Impor barang dari Negara lain              - Ekspor barang ke Negara lain
                 2. Neraca jasa                               2. Neraca jasa
                     - Pembayaran jasa ke penduduk LN             - Penerimaan  jasa dari  penduduk LN
                     - Pembayaran biaya pariwisata ke LN          - Penerimaan  pariwisata dari LN
                 3. Neraca Hasil Modal                        3. Neraca Hasil Modal
                     - Pembayaran bunga dan deviden               - Penerimaan bunga dan deviden
                 4. Neraca Modal                              4. Neraca Modal
                      -  Kredit  yang  diberikan  ke  LN  dan      -  Kredit  yang  diproleh  dari  LN  dan
                     Pembayaran cicilan utang                      Penerimaan cicilan utang
                  5. Neraca Utang Piutang jangka panjang       5. Neraca Utang Piutang jangka panjang
                      - Pembelian obligasi dari LN                 - Penjualan obligasi ke LN


                   C.  Neraca Pembayaran Indonesia
                      Berdasarkan laporan Bank Indonesia (2021: 1), Neraca Pembayaran Indonesia (NPI)

                                                                         pada triwulan II 2021 tetap baik,
                                                                         sehinggga mendukung ketahanan

                                                                         eksternal.  NPI  pada  triwulan  II
                                                                         2021  mengalami  defisit  rendah

                                                                         sebesar USD 0,4 miliar, ditopang

                                                                         oleh  deficit  transaksi  berjalan
                                                                         yang  tetap  rendah  dan  surplus

                                                                         transaksi  modal  dan  finansial
                                                                         yang      berlanjut.     Dengan

                                                                         perkembangan  tersebut,  posisi

                                                                         cadangan  devisa  pada  akhir  Juni
                                                                         2021 mencapai USD 137,1 miliar,

                                                                         relative sama dibandingkan posisi
                                                                         pada  akhir  Maret  2021.  Posisi

                                                                         cadangan  devisa  tersebut  setara

                                                                         dengan  pembiayaan  8,8  bulan
                                                                         impor dan pembayaran utang luar








                                                           62
   66   67   68   69   70   71   72   73   74