Page 51 - e-Modul Ekonomi Internasional
P. 51

e-Modul Ekonomi Internasional



               3)    Dumping

                     Merupakan sebuah kebijakan yang dilakukan oleh suatu negara dengan cara menjual
                     barang-barang ke luar negeri dengan harga yang jauh lebih murah dari harga jual dalam

                     negeri.  Hal ini sama dengan pemahaman Krugman (2002: 187) dumping terjadi bila
                     perusahaan  monopolistik  mengenakan  harga  lebih  rendah  atas  ekspor  daripada  yang

                     dikenakan di pasar domestik.

               4)    Subsidi
                     Subsidi  adalah sebuah bantuan yang diberikan kepada masyarakat  yang  diambil dari

                     alokasi  dana  atau  anggaran  yang  diberikan  kepada  perusahaan  yang  memproduksi,
                     menjual dan kegiatan lainnya. Dengan adanya subsidi ini harga jual suatu produk akan

                     menjadi lebih murah. Contoh: bantuan berupa pupuk atau keringanan biaya adminitrasi

                     dalam kegiatan ekspor.
               5)    Larangan Ekspor atau Impor

                     Larangan Ekpor merupakan kebijakan pemerintah melarang untuk ekspor suatu barang
                     atau  jasa,  misalnya  larangan  mengekspor  kayu  gelondongan  dan  hewan  langka.

                     Sedangkan larangan impor adalah kebijakan pemerintah melarang untuk impor suatu
                     barang untuk melindungi masyarakat dalam negeri seperti karangan impor daging sapi

                     yang memiliki penyakit, dan larangan impor pakaian bekas dari negara yang terdapat

                     virusnya.
                     Secara umum menurut Lilimantik (2015: 27), tujuan kebijakan ekonomi internasional

               sebagai berikut.
               1)    Autarki

                     Tujuan  ini  sebenarnya  bertentangan  dengan  prinsip  perdagangan  internasional  yang

                     bebas.
                     Tujuan  autarki  bermaksud  untuk  menghindari  pengaruh-pengaruh  negera  lain,  baik

                     pengaruh ekonomi, politik atau militer.
               2)    Kesejahteraan nasional (welfare)

                     Dengan  mengadakan  perdagangan  internasional,  suatu  negara  akan  memperoleh

                     keuntungan  dari  adanya  spesialisasi.  Untuk  mendorong  adanya  perdagangan
                     internasional,  maka  halangan-halangan  dalam  perdagangan  internasional  (tarif,  quota

                     dsb) dihilangkan atau paling tidak dikurangi. Hal ini berarti harus ada perdagangan bebas.
               3)    Proteksi

                     Tujuan ini adalah untuk melindungi industri-industri nasional dari persaingan barang
                     impor. Hal ini dapat dijalankan dengan tarif, kuota dsb.




                                                           42
   46   47   48   49   50   51   52   53   54   55   56