Page 64 - e-Modul Ekonomi Internasional
P. 64
e-Modul Ekonomi Internasional
didirikannya ASEAN adalah untuk meningkatkan persahabatan dan kerja sama di
bidang pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial dan pengembangan kebudayaan
negara- negara anggotanya. Namun, apabila merujuk pada Deklarasi ASEAN yang
dilaksanakan pada tanggal 8 Agustus 1967, tujuan dibentuknya ASEAN, sebagai
berikut:
a) Mempercepat kemajuan sosial, pertumbuhan ekonomi, serta pengembangan
kebudayaan di kawasan Asia Tenggara.
b) Meningkatkan stabilitas dan perdamaian regional yang dapat direalisasikan
dengan jalan saling menghormati keadilan serta taat hukum di dalam hubungan
antar negara se-Asia Tenggara dan mematuhi prinsip-prinsip dari Piagam PBB
agar tidak menimbulkan penyalahgunaan wewenang
c) Meningkatkan kerja sama yang aktif dan saling membantu antar negara anggota
dalam memecahkan permasalahan yang berkaitan dengan kepentingan bersama,
baik dalam bidang ekonomi, ilmu pengetahuan, administrasi, sosial, budaya, dan
teknik.
d) Membina dan menjalin kerja sama yang lebih efektif untuk meningkatkan hasil
industri, pertanian, perluasan perdagangan dalam komoditas internasional,
perbaikan sarana dan prasarana komunikasi serta transportasi, dan peningkatan
taraf hidup rakyat dari masing - masing negara anggota.
e) Melakukan peningkatan pada kualitas ilmu pengetahuan di antara anggota.
f) Saling membantu sarana pelatihan dan penelitian untuk tujuan pendidikan,
administrasi, professional, dan teknik.
g) Menjaga hubungan baik dengan organisasi internasional yang memiliki tujuan
dan visi yang sama, serta membuka peluang untuk menjalin hubungan yang lebih
dekat.
11) AFTA (Asean Free Trade Area)
AFTA (Asean Free Trade Area) merupakan bentuk kesepakatan
antara negara-negara ASEAN untuk membangun dan juga
menciptakan wilayah perdagangan bebas di seluruh kawasan
Sumber: ASEAN. Pembentukan AFTA disepakati pada tanggal 28 Januari
https://www.kompas.com/skola/read/
2020/04/17/060000369/asean-free-
1992 di Singapura, awalnya ada 6 negara yang menyepakati AFTA yaitu: Brunei
trade-area-afta-sejarah-tujuan-dan-
dampaknya?page=all
Darussalam, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand. Namun seiring
berjalannya waktu Negara Vietnam bergabung dalam AFTA pada tahun 1995,
sedangkan Laos dan Myanmar pada tahun 1997, kemudian Kamboja pada tahun 1999.
55

