Page 21 - e-Modul Ekonomi Internasional
P. 21

e-Modul Ekonomi Internasional



                  demikian,  semakin  besar  ekspor  neto,  maka  akan  semakin  banyak  yang  dimiliki  atau

                  diperoleh dari luar negeri.
               3) Pada  waktu  itu  LM  (emas  maupun  perak)  digunakan  seabgai  alat  pembayaran  (uang),

                  sehingga Negara/raja yang memiliki LM yang banyak akan kaya/makmur dan kuat.
               4) LM  yang  banyak  tersebut  digunakan  oleh  raja  untuk  membiayai  armada  perang  guna

                  memperluas  perdagangan  luar  negeri  ini  diikuti  dengan  kolonialisasi  di  Amerika  Latin,

                  Afrika, dan Asia terutama dari abad XVI s.d. XVIII.
                       Persamaan antara masa sekarang dengan zaman Merkantilisme adalah: Merkantilisme

               pada prinsipnya harus memperbesar ekspor dan membatasi import sekeras mungkin, sehingga
               mendapatkan surplus ekspor yang kemudian dibayar dengan emas (uang emas). Pada masa

               sekarang pun jelas bahwa ekspor harus melebihi import guna mendapatkan devisa sebagai

               sumber  pembangunan.  Serta  mempergunakan  tarif  impor  yang  relating  tinggi  untuk
               mengurangi kompetisi barang-barang dari luar negeri terhadap hasil produksi nasional (Wahab,

               2013:  22).  Bila  dibandingkan  antara  politik  pembangunan  industry  pada  zaman
               Merkantilismedan zaman sekarang, akan tampak perbedaan-perbedaan sebagai berikut.

               1) Pada zaman Merkantilisme konsumsi luar negeri lebih dipentingkan, kaum Merkantilisme
                  senantiasa  mengusahakan  surplus  ekspor  di  atas  impornya.  Pada  masa  sekarang  yang

                  dipentingkan adalah konsumsi nasional.

               2) Dalam masa Merkantilisme tidak memerlkukan bantyan modal dari luar negeri, sedangkan
                  pada zamans sekarang pembangunan-pembangunan ekonomi memerlukan berbagai bantuan

                  dari negara-negara yang sudah maju.
               3) Pada  masa  Merkantilisme  usaha-usaha  industrialisasi  bercorak  memperbesar  efisiensi

                  labour  skills,  sedangkan  industrialisasi  masa  sekarang  lebih  bercorak  memperbesar

                  perlengkapan kapital (Sobri, 2001:16).


               B.  Teori Keunggulan Absolut (Adam Smith)
                       Menurut  Adam  Smith,  perdagangan  antara  dua

               negara  didasarkan  pada  keunggunalan  absolut  (absolut

               advantage). Jika sebuah negara lebih efisien daripada (atau
               memiliki keunggulan absolut terhadap) negara lain dalam

               memproduksi  sebuah  komoditi,  namun  kurang  efisien
               dibanding  (atau  memiliki  kerugian  absolut  terhadap)

               negara lain dalam memproduksi komoditi lainnya, maka             Sumber: https://unsplash.com/photos/lQdqrFQCzIo
               kedua negara tersebut dapat memperoleh keuntungan dengan cara masing-masing melakukan




                                                           12
   16   17   18   19   20   21   22   23   24   25   26