Page 22 - e-Modul Ekonomi Internasional
P. 22
e-Modul Ekonomi Internasional
spesialisasi dalam memproduksi komoditi yang memiliki keunggulan absolut dan menukarnya
dengan komoditi lain yang memiliki keunggulan absolut. Melalui proses ini, sumber daya
kedua negara dapat dialokasikan secara efisien sehingga dapat mengukur keuntungan dari
spesialisasi produksi untuk kedua negara yang melakukan perdagangan (Salvatore, 1997: 25).
Secara singkatnya keunggulan absolut ditunjukkan oleh satu negara unggul satu jenis produk.
Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel berikut.
Tabel 1. Banyaknya Tenaga Kerja yang Diperlukan untuk Menghasilkan per Unit berdasarkan Adam Smith
Negara Hari kerja per satuan output Dasar tukar dalam negeri
Rempah-rempah Permadani
Indonesia 400 kg/hari 200 unit/hari 1 perm = 2 kg rempah-rempah
Persia 200 kg/hari 800 unit/hari 1 perm = 0,25 kg rempah-rempah
Persia secara mutlak lebih efisien dalam produksi permadani, sedangkan Indonesia
secara mutlak lebih efiesien dalam produksi rempah-rempah, sehingga Persia berspesialisasi
pada produksi Permadani dan Indonesia berspesialisasi pada produksi rempah – rempah. Oleh
karena itu, Indonesia akan mengekspor rempah-rempah ke Persia dan Persia akan mengekspor
permadani ke Indonesia. Kelebihan dari Teori Absolute Advantage yaitu terjadinya
perdagangan bebas antara dua negara yang saling memiliki keunggulan absolut yang berbeda,
dimana terjadi interaksi ekspor dan impor hal ini meningkatkan kemakmuran negara.
Kelemahannya yaitu apabila hanya satu negara yang memiliki keunggulan absolut maka
perdagangan internasional tidak akan terjadi karena tidak ada keuntungan.
C. Teori Keunggulan Komparatif (David Ricardo)
Teori keunggulan komparatif (theory of comparative advantage) merupakan teori
yang dikemukakan oleh David Ricardo. Menurutnya, perdagangan internasional terjadi bila
ada perbedaan keunggulan komparatif antar negara. Ia
berpendapat bahwa keunggulan komparatif akan tercapai jika
suatu negara mampu memproduksi barang dan jasa lebih
banyak dengan biaya yang lebih murah daripada negara lainnya.
Dalam teori keunggulan komparatif, suatu bangsa dapat
meningkatkan standar kehidupan dan pendapatannya jika
negara tersebut melakukan spesialisasi produksi barang atau
jasa yang memiliki produktivitas dan efisiensi tinggi.
Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/David_Ricardo
Penjelasan mengenai hukum keunggulan komparatif dikemukakan oleh David Ricardo dalam
bukunya Principles of Political Economy and Taxation (1817). Menurut hukum keunggulan
13

