Page 28 - e-Modul Ekonomi Internasional
P. 28

e-Modul Ekonomi Internasional



                    ➢ Sebaliknya negara-negara yang tidak memiliki faktor yang melimpah dan biaya yang

                      mahal untuk memproduksi barang tersebut.
                    ➢ Kelemahan teori H-O adalah dimana ketika ada negara yang memiliki faktor sama dan

                      maka  harga  barang  yang  diproduksi  akan  relative  sama  sehingga  perdagangan
                      internasional tidak dapat terjadi.



                   B.  Asumsi Teori H-O
                       Teori H-O menurut Salvoter (1997: 15) didasarkan pada serangkaian asumsi sederhana

               guna memudahkan dan melancarkan pembahasannya. Hanya saja, sebagian dari asumsinya
               tersebut terlalu sederhana, atau bahkan sama sekali tidak sesuai dengan kenyataan yang ada.

               1.    Teori H-O mengasumsikan bahwa dunia ini hanya terdiri dari dua negara, dua komoditi

                     dan dua faktor produksi.
               2.    Kedua negara tersebut memiliki dan menggunakan tingkat teknologi produksi yang sama

               3.    Salah satu dari kedua komoditi tadi bersifat padat modal sedangkan yang lain bersifat
                     padat tenaga kerja dan hal ini berlaku di kedua negara.

               4.    Adanya skala hasil yang konstan.
               5.    Spesialisasi  produksi  yang  terjadi  di  masing-masing  negara  setelah  perdagangan

                     internasional berlangsung tidak akan lengkap atau tuntas.

               6.    Mengacu pada persamaan di kedua selera negara.
               7.    Mensyaratkan adanya kompetitif sempurna di pasar komoditi maupun di pasar faktor

                     produksi.
               8.    Mengakui pentingnya mobilitas internal namun menyisihkan kemungkinan terjadinya

                     mobilitas atau perpindahan faktor produksi antara negara.
               9.    Tidak  ada  biaya  transportasi,  tarif  maupun  berbagai  bentuk  hambatan  lainnya  yang

                     mengganggu berlangsungnya perdagangan internasional secara bebas.

               10.  Seluruh sumber daya produktif yang ada di masing-masing negara terkerahkan secara
                     penuh (full employment)

               11.  Hubungan dagang yang berlangsung benar-benar seimbang.

               Asumsi-asumsi ini akan kita perlonggar demi memungkinkan dirumuskannya teori-teori yang
               lebih realistik atau yang lebih sesuai dengan kenyataan yang ada. Secara garis besar menurut

               Sobri (2001: 40), teori H-O dapat disederhanakan sebagai berikut kemungkinan spesialisai
               sesuai dengan situasi dan kondisi faktor produksinya sesuai dengan isocost-isoquant analysis

               dan tendensi penyamaan tingkat harga.  Kondisi riil yang tidak sesuai dengan asumsi teori H-






                                                           19
   23   24   25   26   27   28   29   30   31   32   33